Salam Oneng

Hingga kutemukan sakit atas tawa. Dan terasa bahagia dalam luka. Aku... tak akan mati dan berhenti disini. Walau dalam persimpangan, aku akan terus berjalan meniti setiap karang terjal. Dan taklukkan aral berduri. Atas jalan mimpi yang tak terbatas. Aku berjanji... tuk berdiri dan gapai langit mimpi tertinggi. -Detektif Oneng-

Kamis, 25 Oktober 2012

Kutipan Hati

Selepas senja hari itu.
Ku terduduk lesu atas lelahku.
Lelah fikir dan hatiku.
Ku katupkan kedua kelopak mata.
Terbuai dalam lantunan senja.
Terdengar angin membawa berita.
Kabar pilu atas jiwa.
Pilu atas rasa.
Pilu hingga pucat.
Pucat hingga cacat.
Cacat hingga mati.
Mati dan tamat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar